Kamis, Mei 30, 2024

SEMMI Tangerang Dorong Pemerintah Peduli Pendidikan Seksual

TangerangMerdeka – Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) cabang Tangerang sukses selenggarakan dialog nasional pendidikan seksual di Gedung Seni Budaya Tangerang pada Sabtu, 4 November 2023.

Acara tersebut dihadiri oleh pelajar, mahasiswa, hingga dosen dengan lima narasumber terdiri dari Sri Hartati, (Kaukus Perempuan Politik Indonesia), Diah Rohmatulaillah (Aktivis Kekerasan Reproduksi), Syifana Ayu Maulidia (Lingkar Studi Feminis). Nisrina Nadhifah Rahman (Aktivis Perempuan, HAM dan Keadilan) dan Indri Damayanthi (Ketua Bidang Wanita SEMMI).

Baca Juga :  4 Pelaku Curanmor di Neglasari Tangerang Ditangkap

Dalam sambutannya, ketua pelaksana kegiatan, Fatmawati menyampaikan keprihatinan terhadap kasus kekerasan seksual yang semakin marak terjadi.

“Sangat miris ketika mendengar kasus pelecehan dan kekerasan seksual terjadi, terlebih di dunia pendidikan,” ujar Ketua pelaksanaan yang juga kader SEMMI ini.

Fatmi berharap dialog nasional ini dapat mengejawantahkan tingkat kemelekan anti kekerasan seksual sesuai dengan tema “Menghidupkan Paradigma Pendidikan Seksual Pada Gen Z dijenjang Pendidikan”.

Diketahui, kegiatan tersebut membahas berbagai hal dari mulai dari feminis, sampai dengan pendidikan seksual. Narasumber Termuda, Indri Damayanthi mengungkapkan harapannya kedepan mengenai zero kekerasan seksual.

Baca Juga :  Kelurahan Buaran Tangsel Bekali RT, RW, PKK dan Karang Taruna dengan Ilmu Public Speaking

“Bagi saya kesetaraan gender, zero kekerasan seksual, dapat dihadirkan di tengah-tengah masyarakat. Diantaranya dengan dihadirkannya pendidikan seksual sebagai mata pelajaran khusus di setiap jenjang Pendidikan,” ungkap Indri yang juga menjabat sebagai Kabid Wanita SEMMI cabang Tangerang.

Topap Bagaskara Sekretaris Umum Pengurus Cabang SEMMI Tangerang menyampaikan pandangannya mengenai pendidikan seksual.

“Bahwa pendidikan yang sampai saat ini memiliki peran sebagai lentera bagi perjalanan hidup manusia, justru tidak boleh abai pada wilayah-wilayah seksual. Ketidakter kontrolnya pikiran manusia yang berdampak pada kekerasan seksual adalah fenomena nyata yang muncul disebabkan adanya jarak antara masyarakat dengan pendidikan seksual,” kata Topan Bagaskara yang juga kader SEMMI.

Baca Juga :  Hendry Zein Ikut Seleksi Calon Direktur PT TNG, 'Bertarung' Bersama 9 Peserta Lainnya

Di akhir kegiatan, peserta dan penyelenggaraan bersepakat untuk memberikan rekomendasi hasil diskusi kepada pemerintah sebagai bahan pertimbangan pembuatan kebijakan untuk mencegah dan menangani kekerasan seksual.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKUTI SOSIAL MEDIA KAMI

766FansSuka
1,620PengikutMengikuti
945PengikutMengikuti
iklan

Berita Populer

Berita Hari Ini