Kamis, Mei 30, 2024

Hasil Operasi Cipta Kondisi Ramadan: Ragam Sajam Disita dari 10 Pelaku Tawuran di Tangerang

TangerangMerdeka – Polres Metro Tangerang Kota telah menggelar operasi cipta kondisi Ramadan yang dilaksanakan selama 22 hari.

hasilnya, pihak kepolisian menggagalkan aksi tawuran yang dilakukan sejumlah remaja saat menjelang sahur.

“Kami juga menyita berbagai senjata tajam (sajam) dari para pelaku tawuran yang dilakukan selama bulan puasa,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, dikutip pada Minggu, 16 April 2023.

Berbagai sajam di antaranya pedang samurai, celurit, stik golf maupun besi panjang yang digunakan para pelaku tawuran untuk melukai pihak lawan didapat dari berbagai lokasi saat operasi kejahatan jalanan (OKJ) maupun operasi cipta kondisi.

Baca Juga :  Aliansi Buruh Banten Bersatu akan Kepung Kantor Bupati Tangerang, Desak Kadisnaker Dicopot

“Senjata tajam ini kami dapat dari 3 lokasi wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota yaitu di Jalan Suryadharma. Kelurahan Karangsari, Neglasari, Jalan Raya depan TPU Selapajang Neglasari dan Jalan Gang Langgar RT 001 RW 001 Kelurahan Cipadu, Larangan, Kota Tangerang,” papar Kapolres.

Zain menerangkan, terdapat sepuluh pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka karena kepemilikan senjata tajam maupun pelaku pembacokan hingga melukai korban pihak lawan hingga luka serius.

Baca Juga :  4 Pelaku Curanmor di Neglasari Tangerang Ditangkap

“Yang kita amankan adalah LH, MIF, AS, MH, RR, DH, IA, NF, AAP dan BSA, untuk pelaku yang masih dibawah umur, kami melibatkan unit PPA, Bapas, dan P2TP2A, mereka yang membawa sajam diproses hukum dikenakan pasal 2 ayat (1) UU Darurat No.12 tahun 1951, pasal 351 KUHP, Pasal 354 KUHP maupun pasal 170 KUHP,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kelurahan Buaran Tangsel Bekali RT, RW, PKK dan Karang Taruna dengan Ilmu Public Speaking

Kapolres menyebut, tidak hanya di bulan Ramadan operasi kejahatan jalanan dilaksanakan, pihaknya secara rutin terus melakukan patroli kewilayahan termasuk patroli cyber media sosial guna mengantisipasi kejahatan jalanan, curanmor, curas, curat, tawuran maupun gangster.

“Proses hukum akan kita lakukan terhadap mereka yang membawa senjata tajam, aksi tawuran ini tentunya sudah sangat meresahkan masyarakat,” tukasnya.

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKUTI SOSIAL MEDIA KAMI

766FansSuka
1,620PengikutMengikuti
945PengikutMengikuti
iklan

Berita Populer

Berita Hari Ini